Bayan

Bayan Peduli Dukung 5.417 Atlet Disabilitas Tembus Ajang Internasional

Bayan Peduli Dukung 5.417 Atlet Disabilitas Tembus Ajang Internasional
Bayan Peduli Dukung 5.417 Atlet Disabilitas Tembus Ajang Internasional

JAKARTA - Komitmen terhadap inklusivitas olahraga kian menunjukkan dampak nyata di Indonesia. 

Dukungan yang terstruktur dan berkelanjutan terbukti mampu mendorong atlet penyandang disabilitas meraih prestasi di tingkat internasional. 

Dalam konteks inilah, Program Bayan Peduli menjadi salah satu inisiatif yang memperlihatkan bagaimana peran korporasi dapat memperkuat ekosistem olahraga nasional yang lebih setara dan inklusif.

PT Bayan Resources Tbk turut serta dalam pemberdayaan kelompok rentan melalui Program Bayan Peduli yang telah mendukung 5.417 atlet National Paralympic Committee Indonesia berprestasi di kancah nasional dan internasional sejak 2022.

Sebagai perusahaan pertambangan batu bara terintegrasi, Bayan Resources mewujudkan program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang olahraga melalui kerja sama strategis dengan NPC Indonesia. 

Kerja sama ini dilakukan untuk membangun ekosistem berkelanjutan yang memastikan atlet penyandang disabilitas mendapat akses fasilitas dan pelatihan setara dengan atlet reguler.

Direktur PT Bayan Resources Tbk, Merlin, menegaskan bahwa Program Bayan Peduli dirancang dan dijalankan secara bertahap untuk memastikan dampak yang berkelanjutan, tidak hanya dalam meraih medali, tetapi juga dalam mengubah paradigma masyarakat terhadap potensi atlet penyandang disabilitas.

"Salah satu aspek penting yang kami fokuskan adalah memberikan dukungan kepada kelompok rentan, termasuk di dalamnya para penyandang disabilitas. Program CSR Bayan Peduli bekerja sama dengan NPC Indonesia ini, membuktikan peran Bayan Group mendukung aspek inklusivitas," ujar Merlin.

Dukungan Komprehensif Menuju Panggung Internasional

Kolaborasi dengan NPC Indonesia yang dimulai sejak 2022 ini berupaya memberikan dukungan komprehensif bagi atlet penyandang disabilitas untuk berlaga di berbagai ajang nasional dan internasional. 

Dukungan ini dilakukan mulai dari ASEAN Para Games Solo 2022, ASEAN Para Games Kamboja 2023, Asian Para Games Hangzhou 2023, Paralympic Paris 2024, dan Pekan Paralimpiade Nasional Solo 2024.

Hasilnya, atlet Indonesia berhasil menorehkan prestasi membanggakan yang melampaui target. Pada ASEAN Para Games Solo 2022, Indonesia meraih juara umum. Pencapaian berlanjut di ASEAN Para Games Kamboja 2023 dengan kembali menjadi juara umum.

Puncaknya terjadi di Paralympic Paris 2024, Indonesia mencatatkan jumlah medali terbanyak sepanjang sejarah dengan perolehan 14 medali yang terdiri dari 1 emas, 8 perak, dan 5 perunggu. 

Capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga mempertegas bahwa dukungan yang tepat sasaran mampu meningkatkan daya saing atlet penyandang disabilitas di panggung dunia.

Paralympic Training Center Perkuat Fondasi Prestasi

Selain dukungan kompetisi, Bayan Peduli juga ikut menjadi sponsor dalam Pengembangan, Pengelolaan, dan Perawatan Paralympic Training Center yang berlokasi di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Training Center yang pertama di Asia Tenggara ini merupakan solusi berbasis kebutuhan atlet yang mendukung penguatan kapasitas dan prestasi jangka panjang, sekaligus menjadi simbol kebangkitan olahraga penyandang disabilitas di Indonesia.

"Training Center ini akan menjadi rumah bagi atlet penyandang disabilitas untuk melakukan pemusatan latihan nasional dengan fasilitas setara standar internasional, sehingga diharapkan dapat berdampak pada peningkatan prestasi atlet di kejuaraan internasional di masa depan," tambah Merlin.

Keberadaan pusat pelatihan ini menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang dalam menciptakan kesinambungan prestasi. Fasilitas yang representatif, program latihan terstruktur, serta pendampingan profesional memberikan ruang bagi atlet untuk berkembang secara optimal.

Jangkauan Program Terus Meluas Setiap Tahun

Bayan Peduli Wujudkan Inklusivitas Olahraga, 5.417 Atlet Disabilitas Raih Prestasi Internasional

Jumlah atlet yang menerima manfaat dari Bayan Peduli ini pun terus bertambah dari tahun ke tahun. Pada 2022, program ini menjangkau 324 atlet, meningkat menjadi 433 atlet pada 2023, dan melonjak signifikan menjadi 4.660 atlet pada 2024.

Pertumbuhan ini menunjukkan keseriusan Bayan Peduli dalam memperluas jangkauan program, tidak hanya fokus pada atlet elite, tetapi juga memberikan kesempatan bagi atlet muda dan atlet dari daerah untuk mengembangkan potensi mereka.

"Pendekatan ini mencerminkan komitmen Bayan Resources dalam menghadirkan program pemberdayaan yang tidak bersifat sesaat, melainkan memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masa depan olahraga Indonesia," pungkas Merlin.

Hingga 2025, capaian Bayan Peduli menunjukkan dampak yang terukur dan signifikan. 

Total 5.417 atlet telah merasakan manfaat langsung, dengan berbagai prestasi internasional yang membuktikan bahwa dukungan berkelanjutan mampu mengangkat martabat dan prestasi atlet penyandang disabilitas Indonesia di mata dunia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index