Amalkan 10 Doa Ini Selama Ramadhan Agar Puasa Lebih Bermakna

Jumat, 13 Februari 2026 | 10:32:11 WIB
Amalkan 10 Doa Ini Selama Ramadhan Agar Puasa Lebih Bermakna

JAKARTA - Bulan suci selalu datang membawa harapan baru bagi setiap Muslim. 

Saat Ramadan tiba, suasana spiritual terasa lebih kuat, hati lebih mudah tersentuh, dan kesempatan meraih pahala terbuka lebar. Inilah momentum ketika doa-doa dipanjatkan dengan penuh keyakinan karena diyakini memiliki peluang besar untuk dikabulkan.

Dalam sebuah hadis, Muhammad menyampaikan bahwa doa orang yang berpuasa termasuk doa yang tidak tertolak atau doanya mudah dikabulkan oleh Allah. 

Karena itu, memperbanyak doa selama Ramadhan bukan sekadar pelengkap ibadah, melainkan bagian penting untuk menyempurnakan puasa dan amalan lainnya.

Membaca doa di bulan Ramadhan menjadi jalan untuk meraih ampunan, rahmat, serta keberkahan hidup. Dengan mengamalkan sepuluh doa penting berikut, diharapkan ibadah puasa dan rangkaian amal selama bulan suci menjadi lebih bermakna.

Niat dan Momen Berbuka yang Mustajab

Setiap ibadah dimulai dengan niat. Niat merupakan syarat sahnya ibadah puasa. Doa niat melaksanakan ibadah puasa biasanya dibaca pada malam hari sebelum waktu imsak.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya:
“Saya niat puasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.”

Selain niat, waktu berbuka juga menjadi momen mustajab untuk berdoa. Saat berbuka adalah waktu mustajab. Momen ini jangan disia-siakan, sebaiknya kita berdoa.

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”

Dua doa ini menjadi fondasi ibadah puasa, dari awal hingga penghujung hari.

Memohon Ampunan dan Rahmat Allah

Ramadhan dikenal sebagai bulan pengampunan dosa. Karena itu, memperbanyak istighfar sangat dianjurkan, terutama saat menjelang sahur dan berbuka.

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ

Artinya:
“Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.”

Selain memohon ampunan, umat Islam juga dianjurkan meminta rahmat dan keberkahan hidup.

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَارْزُقْنِي

Artinya:
“Ya Tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku, dan berilah aku rezeki.”

Dua doa ini menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum membersihkan diri dari dosa serta memperbaiki hubungan dengan Allah.

Kesehatan dan Amal yang Diterima

Puasa dan ibadah lainnya membutuhkan kondisi fisik yang prima. Karena itu, memohon kesehatan dan keselamatan juga penting agar rangkaian ibadah berjalan lancar.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الصِّحَّةَ وَالْعَافِيَةَ

Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kesehatan dan keselamatan kepada-Mu.”

Setelah beribadah, seorang Muslim juga dianjurkan berdoa agar amalnya diterima.

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Artinya:
“Ya Tuhan kami, terimalah dari kami (amal ini). Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Amalan tanpa doa penerimaan terasa belum sempurna. Doa ini menjadi harapan agar setiap ibadah yang dilakukan tidak sia-sia.

Perlindungan dari Neraka dan Lailatul Qadar

Salah satu tujuan utama beribadah adalah menggapai ridha Allah dan terbebas dari api neraka. Maka dari itu, penting berdoa memohon perlindungan.

اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ

Artinya:
“Ya Allah, lindungilah aku dari api neraka.”

Pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa untuk meraih Lailatul Qadar.

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Artinya:
“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

Doa ini menjadi amalan utama saat mencari malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan.

Rezeki Berkah dan Doa untuk Orang Tua

Ramadhan juga menjadi waktu terbaik untuk memohon keberkahan rezeki.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لِي فِيمَا رَزَقْتَنِي

Artinya:
“Ya Allah, berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepadaku.”

Selain itu, jangan lupa mendoakan kedua orang tua, terutama di bulan penuh rahmat ini.

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

Artinya:
“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, serta rahmatilah mereka sebagaimana mereka telah mendidikku di waktu kecil.”

Doa untuk orang tua menjadi bentuk bakti yang tak lekang oleh waktu. Terlebih di bulan Ramadhan, pahala dan keberkahan berlipat ganda.

Ramadhan adalah kesempatan yang mungkin tidak datang dua kali. Kita semua tentu berharap agar Ramadhan tahun ini menjadi yang terbaik dalam hidup. 

Karena belum tentu kita sampai pada Ramadhan berikutnya. Maka, memperbanyak doa menjadi cara sederhana namun bermakna untuk menyempurnakan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

Terkini