JAKARTA - Di balik tampilannya yang sederhana sebagai pelengkap masakan, daun bawang ternyata menyimpan beragam kandungan nutrisi penting yang bermanfaat bagi kesehatan.
Sayuran ini bukan hanya penambah aroma dan cita rasa, tetapi juga dapat diolah menjadi minuman herbal yang dipercaya membantu menjaga kondisi tubuh. Salah satu cara paling praktis untuk memanfaatkannya adalah dengan merebus daun bawang, lalu mencampurnya dengan madu.
Daun bawang diketahui mengandung berbagai zat gizi seperti vitamin K, vitamin C, zat besi, vitamin B9, tembaga (Cu), kalsium, vitamin A, mineral mangan, serat (fiber), serta vitamin B2. Kombinasi nutrisi tersebut menjadikan daun bawang berpotensi memberikan sejumlah manfaat kesehatan apabila dikonsumsi secara rutin dan tepat.
Untuk mendapatkan manfaatnya, daun bawang dapat diolah menjadi air rebusan. Cara membuatnya cukup sederhana. Siapkan sembilan tangkai daun bawang, potong kecil-kecil, lalu rebus dengan 500 ml air hingga mendidih.
Setelah air mendidih, angkat dan diamkan hingga hangat. Ambil satu gelas air rebusan tersebut, kemudian campurkan madu secukupnya sebelum diminum.
Air rebusan daun bawang ini dianjurkan diminum dua kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Setelah itu, konsumsi bisa dilakukan secara kondisional sesuai kebutuhan. Berikut empat manfaat utama air rebusan daun bawang yang dicampur madu.
1. Mencegah Peradangan
Salah satu kandungan penting dalam daun bawang adalah quercetin. Zat ini dikenal memiliki manfaat untuk membantu mencegah terjadinya peradangan atau inflamasi di dalam tubuh.
Peradangan sendiri merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera, tetapi jika terjadi secara berlebihan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.
Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2020 menyatakan bahwa quercetin memiliki beragam manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh. Senyawa ini berperan sebagai antioksidan yang membantu melawan radikal bebas penyebab kerusakan sel.
Selain quercetin, daun bawang juga mengandung vitamin C. Vitamin ini dikenal sebagai antioksidan kuat yang berperan aktif dalam memerangi peradangan. Dengan kombinasi kedua zat tersebut, air rebusan daun bawang campur madu dapat membantu mendukung sistem pertahanan tubuh dalam menghadapi proses inflamasi.
2. Menjaga Kesehatan Mata
Air rebusan daun bawang yang dicampur madu juga mengandung vitamin A. Nutrisi ini memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mata. Vitamin A membantu mempertahankan fungsi retina serta mendukung kemampuan mata dalam beradaptasi terhadap perubahan cahaya.
Menurut American Optometric Association, vitamin A dapat membantu memperlambat progres perkembangan penyakit miopi atau rabun jauh, khususnya pada remaja dan anak muda. Dengan asupan vitamin A yang cukup, risiko gangguan penglihatan dapat ditekan.
Selain itu, kandungan vitamin C dalam daun bawang juga berperan dalam mencegah kerusakan oksidatif yang dapat menyebabkan katarak. Kerusakan oksidatif terjadi akibat paparan radikal bebas yang menyerang sel-sel mata.
Oleh karena itu, konsumsi daun bawang secara rutin, termasuk dalam bentuk air rebusan yang dicampur madu, dapat membantu menjaga kesehatan mata dan mengurangi risiko gangguan penglihatan.
3. Mengontrol Kadar Gula Darah
Manfaat lain dari air rebusan daun bawang adalah membantu mengontrol kadar gula darah. Kandungan vitamin C di dalamnya berperan sebagai antioksidan yang dapat mendukung pengendalian kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes.
Jika kadar gula darah tinggi terjadi secara terus-menerus, kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi terjadinya stres oksidatif. Stres oksidatif adalah kondisi ketika tubuh tidak mampu melawan zat beracun, seperti radikal bebas, yang dapat mendorong perkembangan penyakit diabetes itu sendiri.
Dengan mengonsumsi daun bawang yang kaya antioksidan, tubuh dibantu dalam melawan radikal bebas sekaligus menjaga keseimbangan kadar gula dalam darah. Peran ini menjadi penting untuk mendukung pengelolaan diabetes agar tetap terkendali.
4. Menurunkan Kadar Kolesterol
Air rebusan daun bawang juga memiliki kandungan serat yang bermanfaat untuk membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Kolesterol LDL yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah.
Serat bekerja dengan cara membantu mengikat kolesterol dalam sistem pencernaan sehingga dapat dikeluarkan dari tubuh. Dengan demikian, kadar kolesterol dalam darah dapat lebih terkontrol.
Manfaat ini juga diperkuat oleh sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2019, yang menunjukkan bahwa konsumsi bahan pangan kaya serat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.
Dengan rutin mengonsumsi air rebusan daun bawang campur madu, potensi menjaga kadar kolesterol tetap stabil pun semakin terbuka.
Secara keseluruhan, air rebusan daun bawang yang dicampur madu menawarkan sejumlah manfaat, mulai dari membantu mencegah peradangan, menjaga kesehatan mata, mengontrol gula darah, hingga menurunkan kolesterol.
Dengan cara pembuatan yang mudah dan bahan yang sederhana, minuman herbal ini bisa menjadi alternatif pelengkap pola hidup sehat.